Jakarta - Partai NasDem menjadi kendaraan politik bagi Sayekti untuk maju di Pilkada Kabupaten Kediri. NasDem punya alasan tersendiri dalam mengusung istri ketiga mantan Bupati Kediri tersebut.
"Tidak mungkin NasDem menolak calon yang kredibilitasnya baik dan disenangi masyarakat. Ya kita calonkan," kata Sekretaris F-NasDem di DPR, Syarif Abdullah Alkadrie saat dihubungi, Senin (13/7/2015).
Sayekti maju di Pilkada setelah ada jeda 1 periode dari masa kepemimpinan suaminya, Sutrisno yang merupakan mantan Bupati Kediri. Karena ada jeda 1 periode tersebut, menurut Syarif, maka tidak masalah bila Sayekti maju. Lagipula, MK sudah membatalkan larangan keluarga petahana maju di Pilkada.
"Tidak ada masalah, kan sudah ada jeda 5 tahun. Ya dibolehkan, tidak ada masalah. Kemarin kan MK membatalkan lagi keputusan itu," ucap anggota Komisi II DPR ini.
Syarif menegaskan bahwa NasDem tidak ada niat menyuburkan politik dinasti. Hanya saja, sudah ada putusan MK yang membolehkan.
"Kita sudah buat hal itu lewat UU Pilkada tapi dibatalkan oleh MK, dengan pertimbangan persoalan HAM. Kalau membatasi, nanti kita dianggap melanggar HAM juga," jelas Ketua DPW NasDem Kalbar ini.
Ada 3 srikandi yang bersaing di Pilkada Kabupaten Kediri. Yang pertama adalah bupati incumbent yang merupakan istri pertama mantan Bupati Kediri, Hariyanti yang maju diusung PDIP. Yang kedua adalah Sayekti bersama NasDem, sementara itu ada pula Aisya Ulfa Syafii. Selain itu, ada artis Hengki Kurniawan yang didorong oleh PAN.
(imk/tor)
Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" selama Ramadan pukul 00.30 - 01.30 WIB, hanya di Trans TV
Inilah media indonesia yang mengulas dan mennyajikan tentang detiknews, detiksport, detikhot, detikhealt, detikforum untuk hiburan semata, semoga bermanfaat, dan terima kasih
Monday, July 13, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment